Pertandingan Kedua Partai Puncak Copa Libertadores Diselenggarakan di Luar Argentina

Pertandingan Kedua Partai Puncak Copa Libertadores Diselenggarakan di Luar Argentina

CONMEBOL yang adalah induk sepakbola di Amerika Selatan pada akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi tentang nasib leg ke 2 Laga pamungkas Copa Libertadores. Pertandingan antar River Plate melawan Boca Junior itu bakal diselenggarakan di luar Argentina antara 8 ataupun 9 Desember nanti.

Keputusan itu dieksekusi usai pertemuan tertutup CONMEBOL yang dilaksanakan hari ini (27/11). Pertemuan itu membicarakan nasib dari pertandingan leg ke 2 laga pamungkas Copa Libertadores yang tertunda.

Harusnya laga betajuk SuperClasico ini bergulir hari Minggu lalu (25/11) di Markas River Plate, Stadion Monumental. Namun begitu kasus pelemparan kepada Bus Boca Junior itu menjadikan suasana tidak kondusif serta tertunda.

Di samping mendapatkan penundaan, akibat dari kejadian itu sejumlah pemain Boca Junior termasuk Pablo Perez serta Gonzalo Lamardo dirawat secara intens oleh tim medis karena terkena pecahan kaca jendela bus yang mereka tumpangi.

Insiden itu disebut mencoreng citra sepakbola Amerika Selatan pada mata dunia. Sebab penundaan pun terjadi sebelumnya kala leg perdana di Stadion La Bombonera karena hujan deras.

Pihak Boca Junior setelah kejadian itu merasa jika mereka pantas mendapat kemenangan karena gagalnya pihak River Plate menggelar laga. Laporan terkini mengungkapkan jika tim dari Italia, Genoa memberikan tawaran buat jadi tuan rumah.

Sementara itu leg perdana Partai puncak Copa Libertadores berakhir seri bersama score 2-2. 2 goal buat Boca Junior dicetak oleh Ramon Alba serta Dario Benedetto, sementara Lucas Pratto serta Carlos Izquierdoz jadi penyumbang goal untuk River Plate.

Manchester United Siap Perpanjang Kontrak Si Anak Tiri

Manchester United Siap Perpanjang Kontrak Si Anak Tiri

Manchester United mulai memagari beberapa pemain pilar dari godaan tim lainnya.

Ujung tombak Manchester United, Anthony Martial, tergolong ke di dalam satu dari sekian banyak bintang yang bakal memperoleh pembaruan kesepakatan kontrak.

Diberitakan BolaSport. com melalui Evening Standard, Manchester United akan meroketkan bayaran Martial secara signifikan.

Sang ujung tombak pun berkali-kali mengatakan niatnya buat meninggalkan tim itu.

Menit bertanding sedikit jadi sebab Martial mau ganti jersey.

Martial sesungguhnya tengah tak kerap jadi opsi reguler juru tak-tik Manchester United, Jose Mourinho.

Tapi Manchester United mempersiapkan menyudahi niatan Martial untuk pindah sedikit lebih cepat.

Mbappe Lebih Garang dari Messi, Ronaldo, serta Neymar Kala Remaja

Mbappe Lebih Garang dari Messi, Ronaldo, serta Neymar Kala Remaja

Kylian Mbappe makin cemerlang usai berhasil melampaui Neymar, Cristiano Ronaldo, sampai Lionel Messi untuk rekor goal.

Rekor goal itu didasarkan di waktu sang bintang tengah remaja atau belum genap berumur dua puluh tahun.

Kylian Mbappe torehkan 64 goal, terbagi buat tim serta timnas Prancis sepanjang itu.

Mbappe baru bakal berumur dua puluh tahun di penghujung Desember 2018.

Lebih tepatnya, transformasi umur Mbappe bakal berlangsung pada 20 Desember 2018.

Rekor goal Mbappe kenyataannya sudah melewati bintang-bintang papan atas.

Neymar, Cristiano Ronaldo, serta Lionel Messi sampai-sampai tak setajam Mbappe sebelum berumur dua puluh tahun, seperti dilansir BolaSport. com dari Squawka.

Neymar terdaftar sudah menyarangkan 48 goal sebelum berumur dua puluh tahun

Lionel Messi yang jadi tulang punggung Barcelona, menyarangkan 27 goal.

Di sisi lain Cristiano Ronaldo menyarangkan dua puluh goal.

Tapi, ke 3 bintang itu berhasil meningkat serta jadi barisan bomber tertajam sekarang.

Cuma 1 bintang yang terdaftar menyarangkan goal sedikit lebih banyak ketimbang Mbappe.

Bintang itu ialah legenda tim nasional Brasil, Ronaldo Nazario.

Sang fenomeal berhasil menyarangkan 92 goal sebelum berumur dua puluh tahun.

Ini artinya Mbappe perlu menyarangkan 29 goal guna melalui catatan Ronaldo.

Dengan catatan, 29 goal itu perlu dilesakkan sebelum 20 Desember 2018.

Disebut Scholes Telah Permalukan MU, Mourinho Tak Peduli

Disebut Scholes Telah Permalukan MU, Mourinho Tak Peduli

Manajer Manchester United Jose Mourinho, ogah memberi komentar tentang kritikan Paul Scholes yang diarahkan padanya.

Mourinho mengakui tidak bersedia memberikan tanggapan tentang kecaman yang diucapkan dengan legenda Manchester United, Paul Scholes. Seperti dilansir Mourinho, komentar buruk Scholes soal penampilan Manchester United sekarang bukan hal yang menangguhkan.

“Saya tidak seharusnya paham apakah yang dia ucapkan. Scholes menyatakan apakah yang mau dia ucapkan, ” tutur Mourinho dilansir BolaSport. com melalui laman London Evening Standard.

“Sejujurnya aku tidak berminat (menanggapinya), benar-benar aku tidak berminat, ” jelas mantan bos Real Madrid itu.

Scholes diklaim telah melontarkan serangan psikologis pada Mourinho di Selasa (2/10), ataupun sesaat sebelum Manchester United ditahan seri 0-0 vs Valencia pada Liga Champions.

Anggota class of 92 Kesebelasan Setan Merah ini merasa jika juru tak-tik berjuluk The Special One itu telah tidak pantas melatih bekas kesebelasannya.

Utamanya, sehabis Manchester United ditekuk 1-3 West Ham United di dalam weekend ke 7 Liga Inggris 29 September 2018 yang lalu.

“Saya memang cukup tercengang dia dapat selamat usai pertandingan di Sabtu. Penampilan keduanya melawan West Ham amat negatif, ” tutur Scholes diberitakan BolaSport. com melalui BT Sports.

Malahan, lelaki yang 43 musim yang sekarang berprofesi menjadi pakar sepak bolatersebut memperhitungkan seorang Mourinho sudah membikin citra yang negatif untuk Manchester United.